Tampilkan postingan dengan label radang usus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radang usus. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Lindungi Jantung & Cegah Kanker Usus dengan BROKOLI


Dari kuntum bunga tanaman sejenis kubis-kubisan, brokoli menjelma menjadi sayuran kaya manfaat. Dimakan mentah bisa, diolah menjadi beragam hidangan juga lezat. Ia adalah sumber antioksidan yang tinggi protein dan banyak mengandung vitamin dan mineral, seperti beta-karoten, vitamin A, viamin C, zat besi, seng, vitamin B, dan asam folat. Kandungan seratnya lebih banyak dari roti gandum, namun kandungan kalorinya hanya sepersepuluh.
Brokoli dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjadi kekuatan utama untuk melawan kanker usus. Kandungan suplhuraphane di dalamnya mampu mendetoksifikasi dan secara efektif mengeluarkan segala penyebab kanker yang kita makan dan hirup setiap saat. Selain itu, sayuran ini juga baik untuk melawan penyakit jantung dan infeksi, terutama yang berhubungan dengan saluran pernafasan. Ini disebabkan karena kemampuannya untuk membersihkan seluruh sistem pencernaan serta memurnikan dan menstimulasi hati, yang merupakan organ tubuh utama untuk detoksifikasi. Bila hati bekerja dengan kemampuan penuh, maka tubuh akan berfungsi lebih baik.
Menurut prof. Dipak Das dari Universitas Connecticut, di dalam brokoli terkandung zat sulforaphane yang efektif untuk mencegah kerusakan pada jantung. Selain itu, sayuran ini juga dapat merangsang tubuh memproduksi sebuah protein yang disebut thioredoxin, zat yang berfungsi melindungi jantung dari sel-sel perusak.
Sementara itu, laki-laki yang mengkonsumsi brokoli beberapa kali setiap minggunya secara rutin ternyata memiliki resiko lebih kecil terkena kanker prostat ketimbang laki-laki yang tidak melakukannya.
Meski dapat dikonsumsi dengan mudah, sayuran brokoli memiliki satu kelemahan, yaitu tidak memiliki masa simpan yang panjang sehingga mudah rusak. Sehingga perlu diperhatikan cara penyimpanan serta pemilihan pada saat membeli. Juga pada saat memasak, brokoli sebaiknya direbus agar zat-zat yang terkadung di dalamnya tetap efektif dan tidak hilang.
Beberapa manfaat lain dari brokoli bagi kesehatan tubuh kita adalah untuk mempercepat penyembuhan penyakit serta untuk menghilangkan / mengurangi nyeri saat haid.

Jumat, 27 Mei 2011

Manfaat Oyong Atau Gambas bagi Kesehatan

Sahabat Klinik Cinta Ananda,

Sayur oyong tentu tak asing bagi masyarakat Indonesia. Oyong yang memiliki nama latin, Luffa Cylindrica sering pula dikenal dengan gambas atau ceme. Buahnya bersiku-siku memanjang kulitnya keras layaknya katus sedangkan dagingnya lunak dan halus berwarna hijau.Tak berbeda dengan komoditas lainya, oyong tumbuh subur di daerah penggunungan.
Sayangnya, masih banyak orang yang tidak memahami manfaat oyong untuk mengobati berbagai penyakit. Salah satu daerah yang tahu akan khasiat Oyong adalah Jawa Barat.

Lantas apa rahasia dibalik khasiat oyong? Kandungan Cucurbitasin jawabannya. Kandungan senyawa cucurbitasin dalam biji oyong berperan dalam menurunkan gula darah. Beragam penelitian memang membuktikan senyawa yang terkandung pada anggota famili Cucurbitaceae ini sebagai antidiabetes
Tak hanya berkasiat bagi diabetes, oyong dapat menyembuhkan penyakit semisal, Radang usus, asma hingga meningkatkan air susu ibu (ASI). Berikut langkah yang perlu dilakukan :
  • Bagi penderita radang usus, disarankan ambil oyong yang sudah tua secukupnya. Potonglah oyong hingga kering dan tumbuklah hingga halus. Setiap 20 gram bubuk oyong diseduh air panas setengah gelas dan minumlah 1-2 kali sehari.
  • Bagi penderita asma, ambil oyong muda beserta tangkainya dan buatlah jus. Minumlah jus oyong ini 2 kali sehari secara teratur.
  • Sedangkan, untuk radang tenggorokan, bisa mengkonsumsi satu buah oyong muda dalam bentuk jus dan tambahkan ke dalamnya gula batu atau gula pasir. Minumlah 2-3 kali sehari secara teratur.
  • Oyong juga berkhasiat menambah volume Air Susu Ibu. Caranya, buah oyong dan bijinya dipanggang, lalu ditumbuk halus. Seduhlah setiap 6 gram bubuk oyong dengan setengah gelas air panas, minumlah 1-2 kali sehari.
  • Untuk anak-anak yang menderita cacingan bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi biji oyong hitam 30 gram sedangkan untuk dewasa 40-50 gram. Oyong ditumbuk halus, seduhlah bubuk biji oyong itu dengan air panas secukupnya, minumlah sehari sekali.
  • Penderita radang kelenjar telinga juga bisa memanfaatkan oyong sebagai obat alternatif. Caranya, Ambil oyong 500 gram dipotong kecil-kecil dan campurkan dengan daun sambiloto sebanyak 50 buah. rebuslah kedua bahan itu dengan air 2 liter, biarkan hingga air rebusan tersisa 500 cc, dan minumlah 2-3 kali sehari.
  • Untuk melancarkan peredaran darah, ambil oyong 205 gram dan jamur kuping hitam 20 gram, masaklah sesuai selera dan masakan tersebut berkhasiat untuk melancarkan peredaran darah. 

Tertarik, selamat mencoba. (berbagai sumber)